Senin, 22 Agustus 2011

11 Keistimewaan Berjemur Pagi Hari

Belakangan ini  kita sering mendengar pemberitaan mengenai dampak buruk sinar matahari sehingga banyak orang berhati-hati untuk melindungi diri dari bahaya sinar ultraviolet matahari. Namun begitu sejumlah penelitian membuktikan bahwa paparan sinar matahari sebenarnya memberikan bagitu banyak manfaat manfaat kesehatan. 

Sinar matahari merupakan salah satu karunia yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia di muka bumi. Matahari menjaga agar bumi tetap hangat dan mencegah dunia dari kebekuan. Akan tetapi, jika tubuh terlalu sering terpapar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker juga katarak.

Sunburn atau kulit terbakar matahari adalah kondisi yang disebabkan oleh sinar radiasi UVB yang terlalu tinggi dan ini (radiasi UVB) juga dapat menyebabkan kerusakan DNA. Meski demikian, jika dimanfaatkan dalam jumlah yang tepat, sianr matahari dapat membuat kita menjadi lebih sehat dan tentunya bahagia. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari sinar matahari:

1. Vitamin D : Sinar matahari merangsang tubuh memproduksi vitamin D. Paparan sinar matahari pada wajah, leher, lengan, dan kaki selama 10-15 menit dapat menghasilkan 1.000 unit internasional (IU) sampai 3.000 IU, tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan vitamin D yang diperlukan oleh tubuh masing-masing dalam satu hari.
Vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium melintasi membaran sel, sehingga dapat menguatkan tulang. Vitamin D juga dapat memberikan perlindungan terhadap jenis kanker (seperti kanker paru-paru, prostat, dan kulit), osteoporosis, rakhitis, dan diabetes. Selain itu, vitamin D dapat membantu menurunkan kadar kolestrol darah sehingga membantu melawan penyakit jantung.

2. Serotonin : Selain merangsang tubuh untuk membuat vitamin D, sinar matahari juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur suasana hati. Tingkat serotonin yang cukup tinggi dapat menghasilkan suasana hati yang lebih positif dan cara berpikir yang tenang dengan mental yang fokus.

3. Atasi depresi : Orang dengan gangguan afektif musiman (SAD) dapat mengembangkan gejala depresi (seperti kehilangan minat pada kegiatan sehari-hari, merasa tidak memiliki tenaga atau kelelahan, dan kemurungan) pada bulan-bulan musim dingin atau ketika sinar matahari kurang terpancar. Sinar matahari dapat mengurangi gejala depresi dengan cara melepaskan endorfin. Endorfin sendiri adalah suatu anti-depresan alami yang dimiliki tubuh dan sangat berguna dalam kasus-kasus depresi musiman.

4. Tingkatkan sirkulasi darah : Sinar matahari mapu meningkatkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh darah di kulit. Dengan begitu, nutrisi dan oksigen lebih banyak dibawa menuju sel-sel ketika pembuluh darah kapiler terbuka sehingga kesehatan pun menjadi lebih baik. Selain itu, jantung pun menjadi lebih sehat dengan menurunkan denyut nadi ketika beristirahat dan mengurangi tekanan darah.

5.  Memperbaiki kulit : Berjemur dengan aman telah terbukti memperbaiki kondisi kulit kronis, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan manifestasi dari tanda perengangan, bekas luka, dan ketidaksempurnaan kulit lainnya.

6.  Turunkan risiko kanker : Sintesis vitamin D, yang disebabkan oleh sinar matahari, dapat menurunkan risiko dari berbagai bentuk kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker usus, dan kanker ovarium. Tetapi hati-hati, terlalu lama terpapar sianr matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

7.  Cegah diabetes : Sebuah studi baru menunjukkan bahwa dengan terpapar sinar matahari dan vitamin D yang cukup dapat mencegah diabetes tipe 1 pada anak-anak. Beberapa juga meyakini bahwa terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan kadar gula darah dengan merangsang penyimpanan kadar gula didalam otot dan di hati.

8. Menguatkan sistem kekebalan : Sinar matahari dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, karena ketika terpapar sinar matahari, tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang membantu menangkal infeksi dan berbagai penyakit akibat bakteri, jamur, dan virus.

9.  Detoksifikasi tubuh : Paparan sinar matahari juga dapat meingkatkan pengeliminasian racun dalam tubuh dengan memperbaiki fungsi hati. Selain itu, sinar matahari juga meningkatkan sirkulasi darah, sehingga racun-racun tereliminasi lebih efisien melalui darah.

10.  Perbaiki kualitas tidur : Dengan terpapar sinar matahari, produksi melatonin pun meningkat. Melatonin adalah suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pinea-organ tubuh berukuran seperti kacang kecil yang ditemukan di dasar otak. Melatonin sangat dibutuhkan unutk kualitas tidur yang baik.

11.  Perbaiki sistem pencernaan : Sinar matahari juga merupakan pengobatan terbaik unutk meningkatkan nafsu makan. Selain itu juga dapat memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme. 

Meskipun memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh, namun para ahli mengingatkan bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan mata, melanoma, dan kanker kulit. Jadi pastikan memilih waktu yang tepat untuk mendapatkan paparan sinar matahari serta melindungi kulit dengan mengenakan topi, pakaian yang tepat, atau menggunakan sun screen.
Sekretaris Medis dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Adityawati Ganggaiswari, dalam sebuah kesempatan menyatakan manusia di Indonesia relatif banyak terpajan sinar ultraviolet setiap harinya dalam jangka waktu yang lama.
Tetapi, orang Indonesia termasuk cukup beruntung karena memiliki banyak pigmen atau penyebab kulit berwarna coklat kehitaman. Pigmen pada kulit tersebut berfungsi melindungi tubuh dari pajanan ultraviolet.
Aditya menyarankan, berjemur di pagi hari selama beberapa saat adalah cara terbaik  untuk memeroleh manfaat sinar matahari. Yang perlu dihindari adalah pajanan sinar UV terutama antara pukul 10.00 sampai 16.00. Adityawati berpesan, sangat tidak disarankan untuk berjemur di antara waktu-waktu tersebut, karena UV dapat merusak kulit dan memicu timbulnya kanker.
Sumber : kompas.com

Selasa, 09 Agustus 2011

Terungkap, Rahasia Kepuasan Wanita


Bagi kebanyakan laki-laki bagaimana mengantarkan perempuan pada orgasme adalah sebuah misteri yang sulit terpecahkan. Namun kini berkat metode pemindaian MRI para ilmuwan semakin dekat mengungkap rahasia kepuasan wanita.

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan melakukan pemindaian pada otak perempuan, terutama di area korteks sensori. Bagian tersebut adalah area otak yang berkaitan dengan perasaan fisik atau ragawi, seperti saat seorang wanita mendapatkan rangsangan seksual. 

Hasilnya diketahui bahwa ketika mendapat stimulasi di bagian vagina dan klitoris, ternyata bagian otak yang aktif berbeda. Ini berarti seorang wanita akan merasakan sensasi yang berbeda ketika dua bagian organ intimnya itu dirangsang. 

Sementara itu perangsangan pada puting payudara mengaktifkan bagian otak yang sama dengan stimulasi pada organ genital. Itu sebabnya mengapa perangsangan terus menerus pada bagian ini akan mempercepat tercapainya orgasme.

Seperti diketahui pada perempuan terdapat orgasme vaginal dan orgasme klitoral. Orgasme klitoral dicapai dengan merangsang klitoris. Sedangkan orgasme vaginal dicapai jika daerah G-spot dirangsang.

Sebagian ahli berpendapat bahwa orgasme yang terjadi pada saat hubungan seksual adalah karena klitoris yang dirangsang oleh penis pasangannya. Sebagian ahli lain menyatakan bahwa orgasme pada perempuan terjadi sebagai proses gabungan antara orgasme klitoral yang kemudian disusul dengan orgasme vaginal.

Karena itu sebagai pasangan, pria seharusnya mempelajari titik-titik sensitif yang disukai pasangannya.

Sumber : kompas.com

Minggu, 07 Agustus 2011

Disfungsi Seksual Dipengaruhi Gaya Hidup Buruk


Sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Sexual Medicine mengungkapkan, beberapa faktor gaya hidup tidak sehat seperti masalah berat badan, tidak aktif secara fisik, konsumsi alkohol tinggi, merokok tembakau, serta obat-obatan keras dikaitkan dengan disfungsi seksual pada lelaki.

Survei peneliti yang dipimpin oleh Associate Professor Morten Frisch dari Statens Serum Institute, menggunakan data survei nasional dari 5.552 lelaki dan perempuan Denmark berusia 16-97 tahun pada 2005, untuk mempelajari faktor gaya hidup dengan aktivitas seksual dan disfungsi seksual.

Hasil penelitian menemukan bahwa sejumlah faktor gaya hidup tidak sehat, terkait dengan peningkatan risiko tidak memiliki kehidupan seks berpasangan hingga lebih dari 78 persen pada lelaki dan 91 persen pada perempuan. Di antara mereka yang memiliki pasangan seksual, risiko mengalami disfungsi seksual lebih tinggi pada lelaki yang menjalani gaya hidup tidak sehat. Yakni, sebesar 71 persen pada mereka yang memiliki lingkar pinggang meningkat secara substansial, dan lebih dari 800 persen pada lelaki yang menggunakan obat-obatan keras.

Sementara itu, perempuan yang menggunakan ganja hampir tiga kali mengalami peningkatan risiko anorgasmia (kesulitan atau ketidakmampuan mencapai klimaks selama melakukan aktivitas seksual dengan pasangan) dibandingkan nonpengguna.

Sumber : mediaindonesia.com

Sabtu, 06 Agustus 2011

Sehatkan Sistem Pencernaan kala Puasa


Menjalani puasa dengan menunda makan bukan berarti mengabaikan sistem pencernaan yang sehat. Justru puasa merupakan saat yang tepat agar kita bisa mengonsumsi jenis makanan dan minuman yang tepat guna menjaga kesehatan.

Berikut tips memelihara sistem pencernaan supaya tetap sehat dan lancar.

1. Konsumsi menu makanan seimbang
Pilih berbagai makanan yang kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian serta yogurt dan air putih.

2. Rutin makan
Makan makanan secara teratur saat sahur dan berbuka membantu gerakan usus sehingga konsisten.

3. Kunyah lebih lama
Pencernaan dimulai dari mulut. Maka itu, mengunyah dapat membantu Anda mendapatkan beberapa nutrisi.

4. Cukup minum
Jangan lupa minum saat sahur dan berbuka. Atur kebutuhan asupan cairan dengan m,eminum 3 gelas air putih saat sahur dan 5 gelas setelah berbuka.

5. Konsumsi buah-buahan
Jangan lupa selipkan sepiring kecil buah setiap makan supaya tubuh mendapatkan pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan.

6. Makan yoghurt
Yoghurt mengandung probiotik yang dapat membantu melancarkan pencernaan.

7. Relaks setelah makan
Beri waktu tubuh Anda untuk mencerna makanan.

8. Hindari makan berlebihan
Jangan kalap saat berbuka puasa maupun saat sahur. Asupan makanan berlebihan dapat membebani sistem pencernaan.

Sumber : mediaindonesia.com

Efektifkah Cara Menyikat Gigi Anda?


Menyikat gigi adalah rutinitas sejak kanak-kanak sehingga banyak dari kita menganggap ini bukanlah suatu masalah. Anda hanya cukup memasukkan sikat gigi yang ditambahkan pasta gigi ke dalam mulut, kemudian menggosoknya selama beberapa saat. Hanya dalam sekejap, ritual pembersihan ini pun selesai.

Namun para ahli memiliki pandangan lain tentang cara menyikat gigi yang benar. Mereka berpendapat, proses menyikat yang baik gigi harus dilakukan paling tidak selama 2 menit.
Menyikat gigi tidak hanya berguna untuk menjaga kebersihan, tetapi juga kesehatan mulut dan gigi. Menggosok gigi secara tidak teratur dan tidak layak dapat menyebabkan bau mulut, karies, dan penyakit periodontal (penyakit gusi). 

Agar menyikat gigi menjadi efektif, ada baiknya Anda mengikuti beberapa panduan di bawah ini :

1. Arahkan sikat dengan tepat
-          Bersihkan permukaan bagian luar gigi atas, kemudian gigi bawah.
-          Bersihkan permukaan bagian dalam gigi atas, kemudian gigi bawah.
-          Bersihkan permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah.
-          Untuk nafas yang segar, pastikan juga untuk menyikat lidah Anda.
-          Miringkan sikat hingga 450 terhadap garis gusi dan sapukan sikat dari gari gusi.
-          Sikatlah dengan lembut setiap permukaan luar, dalam, dan bagian untuk mengunyah   pada setiap gigi.
-          Sikatlah dengan lembut lidah Anda untuk menghilangkan bakteri dan menyegarkan napas.

2. Gunakan sikat yang Sesuai
Pilihlah sikat gigi yang memiliki bulu dari nilon dan berkepala kecil. Dengan menggunakan bulu dari nilon akan lebih lembut pada gusi dan lebih lentur sehingga dapat mencapai bagian antara gigi.
Kepala sikat yang kecil akan memudahkan Anda mencapai seluruh area mulut. Pastikan untuk membasahi sedikit sikat gigi Anda sebelum digunakan, agar melindungi gusi Anda dari kerobekan akibat bulu sikat yang tajam. Berikut beberapa tips untuk memilih sikat gigi yang benar:
  •  Pilihlah bulu sikat yang lembut
  • Sesuaikan sikat gigi dengan ukuran mulut Anda. Jika Anda memiliki mulut yang kecil, pilihlah sikat yang lebih kecil dan jika Anda memiliki mulut yang besar, pilihlah yang lebih besar.
  • Pilihlah yang mudah untuk digunakan. Jangan pilih sikat gigi ayng dapat merumitkan Anda. 
3. Gunakan pasta gigi yang benar
Kondisi gigi setiap orang tentu berbeda-beda, begitu juga dengan kebutuhannya. Maka dari itu, pilihlah pasta gigi yang paling sesuai untuk Anda. Ada banyak pilihan pasta gigi di pasaran, mulai dari untuk gigi berlubang, radang gusi, karang gigi, gigi bernoda, dan gigi sensitif.
Mintalah saran dokter gigi untuk membantu Anda memilih jenis pasta gigi yang sesuai. Untuk penggunaan, cukup gunakan pasta gigi dengan ukuran seperti sebiji kacang polong. 

4. Mengganti sikat gigi
Gantilah sikat gigi Anda paling tidak selama tiga bulan sekali untuk menjaga kebersihan mulut. Dan jangan lupa untuk mnegganti sikat gigi Anda setelah terkena flu, karena terkadang bulu sikat mengumpulkan bakteri yang menyebabkan Anda kembali terinfeksi.

5. Tips dan Peringatan
  • Pastikan Anda untuk menyikat gigi, lidah dan gusi Anda.
  • Jangan terburu-buru, menyikat gigi bermanfaat untuk jangka waktu yang lama.
  • Jangan memberi tekanan berlebihan pada gigi dan gusi saat menyikat, lakukan dengan lembut.
  • Cobalah teknik menyikat gigi alternatif, seperti menyikat gigi ke atas dan ke bawah, sisi ke sisi, dan juga gerakan melingkar.
  • Jangan lupa untuk menyikat bagian belakang dan sekitar gigi.
  • Flossing adalah cara tambahan lain yang bermanfaat dalam membersihkan gigi Anda.
  • Sikatlah gigi setelah bangun dan sebelum tidur.
  • Jangan lupa untuk selalau menyikat gigi segera setelah makan, atau paling tidak dua kali dalam sehari.